Langsung ke konten utama

Ragam Bahasa Dan Penerapannya Di EYD


Kali ini saya akan membahas tentang Ragam bahasa, pembahasan kali ini masih menyangkut tentang materi kita yang sebelumnya yaitu tentang Peran, Fungsi, dan Kedudukan Bahasa. Dan kali ini juga masih berkaitan tentang pertanyaan yang hampir samadengan materi sebelumnya, namun tentang ragam bahasa. Tanpa berlama – lama mari kita langsung bahas materinya Let's check this out. :v

Pertama kita telah bahas sebelumnya tentang apa itu bahasa di pembahasan tentang Peran, Fungsi, dan Kedudukan Bahasa. Nah sekarang kita akan menggunakan pertanyaan yang sama namun tentang Ragam Bahasa, apa sih ragam bahasa itu???.
Seperti yang kita tahu bahwa ragam itu adalah perwujudan dari sesuatu variasi yang berbeda, seperti contoh kata sifat “lain orang lain ragamnya” atau untuk kata benda “di toko itu banyak ragam permainannya” atau “banyak kain yang berragam jenis” kurang lebih seperi itu.

Nah kaitannya tentang Bahasa apa???, jika kita lihat kembali dari pembahasan sebelumnya, dan kita gabungkan dari definisi kata ragam, maka dapat diartikan sebagai Variasi Bahasa yang menurut pemakaiannya yang berbeda – beda menurut topik yang dibicarakan, atau menurut hubungan pembicara atau kawan bicara, ataupun orangyang di bicarakan, adapun variasinya juga mungkin temasuk ke dialek, aksen, laras, atau gaya bahasanya termasuk variasi bahasa standar itu sendiri.

Ragam Bahasa dibagi menjadi 3 yaitu :
·         Menurut medianya
·         Menurut cara pandang penutur
·         Menurut topik pembicaraannyanya

Ragam bahasa menurut media itu ada dua yaitu melalui ragam bahasa lisan dan tulisan, jika melalui media lisan maka bahasa akan terikat oleh ruang dan waktu, sehingga situasi saat penggungkapan dapat membantu pemahaman pendengar. Sedangkan yang melalui media tulisan tidak terikan oleh ruang dan waktu.
Penggunaan kedua media ini di ragam bahasa juga umumnya berbeda, penggunaan media lisan sendiri juga memiliki keuntugan tersendiri yaitu hadirnya lawan bicara, serta dibantu dengan mimik, gerak gerik angota tubuh (jika berhadapan langsung), atau intonasi ucapan (nada bicara). Sedangkan melalui media tulisan semua itu tidak mungkin di wujudkan.


Ragam bahasa menurut pandang penuturnya ini seperi lebih ke gaya bahasanya yang beranekaragam seperti

Ragam kalimat dialek contoh : “Gw udah ambil makan tadi”

Ragam kalimat resmi contoh : “Saya sudah mengambil makan tadi”

Ragam kalimat tak resmi contoh : “saya sudah ambil makan tadi”

Ragam bahasa menurut topik pembicaraan terjadi dari beberapa ragam diantaranya adalah :

  1. Ragam bahasa ilmiah
  2. Ragam hukum
  3. Ragam bisnis
  4. Ragam agama
  5. Ragam sosial
  6. Ragam kedokteran
  7. Ragam sastra
Kesimpulan

Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian yang berbeda - beda munurut topik yang dibicarakan, ataupun menurut pembicara, kawan bicara atau orang yang dibicarakan, serta menurut media pembicara. Dan juga ragam bahasa dibagi menjadi dua media yaitu lisan dan tulisan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Buku (Integrated Project Management) Tugas Manajemen Proyek

NAMA ANGGOTA KELOMPOK 6  - BIMA PUTRA K - DANDY RENDRAHADI N  - ADITYA KRESNA M - GABRIEL ALEXANDRO T (Referensi Buku : Ricardus Eko Indrajit, Peter Ong, dan K.C. Chan, ”Integrated Project Management”, ANDI, Yogyakarta, 2004.) Rangkuman bab 1, bab 3, bab 4 BAB 1. Pergeseran Paradigma dalam Manajemen Proyek Sebuah perubahan paradigma telah terjadi di dalam dunia manajemen proyek. Jika pada masa lalu dikatakan bahwa aspek terpenting di dalam manajemen proyek terletak pada perancangan strategi, maka pengalaman memperlihatkan bahwa strategi tidak ada gunanya jika terjadi kegagalan dalam mengeksekusinya. Riset memperlihatkan bahwa 90% dari strategi mengalami kegagalan ketika memasuki fase eksekusi, sehingga hasil yang semula diharapkan gagal diperoleh. Kenyataan ini didukung pula oleh hasil kajian di sejumlah perusahaan baik pada industri manufaktur maupun jasa. Problem Industri Permasalahan Besar Hasil studi baru-baru ini oleh KPMG terhadap 300 perus...

Rangkuman KETAHANAN NASIONAL

KETAHANAN NASIONAL A.   Pengertian Ketahanan Nasional Ketahanan nasional Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. B.   Tujuan Ketahanan Nasional Bertujuan untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan maupun gangguan. Jadi semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin dapat menjamin kelangsungan hidup atau survival hidup suatu bangsa dan Negara. C.   Asas – Asas Ketahanan Nasional ·          Asas Kesejahteraan dan Keamanan ·          Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu ·          Asas Mawas ke Dalam da Mawas ke Luar Ø   Mawas Ke Dalam      bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat, dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri Ø   Mawas Ke Luar Mawas Keluar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan ser...